kandang kambing

desian kandang kambing

Informasi Seputar Kambing dan Jual Beli Kambing
Oct
13

Kandang Kambing

Ditulis oleh Admin rajakamb

Yang perlu diperhatikan sebelum memulai beternak kambing adalah membangun kandang. Kandang merupakan tempat istirahat dan berteduh bagi kambing yang berfungsi sebagai pelindung ternak dari hewan-hewan lain yang mengganggu, sengatan matahari, hujan dan suhu dingin. Kandang akan berfungsi dengan baik jika dalam pemeliharaan memudahkan dalam pemberian pakan dan minuman, pengendalian penyakit serta vaksinasi.

Lokasi Kandang

Tempat yang teduh tetapi cukup mendapatkan sinar matahari merupakan pilihan yang baik untuk lokasi kandang. Penempatan lokasi kandang sebaiknya tidak terlalu jauh dari rumah, misalnya di belakang rumah namun kandang sebaiknya dibangun agak jauh dari lalulintas masyarakat ramai sehingga ternak bisa hidup tenang. Perlu diperhatikan pula bahwa lokasi kandang didirikan di atas tanah yang kondisinya padat, kering, tidak becek di waktu hujan, bersih, selalu mendapat sinar matahari pagi, jauh dari pepohonan besar atau agak terbuka tempatnya.

Model Kandang

Kondisi, konstruksi dan perlengkapan kandang harus diperhatikan dengan baik. Kondisi kandang adalah bentuk atau model kandang yang dapat membantu ternak terhindar dari gangguan alam secara langsung seperti hembusan angin, terpaan hujan dan sengatan terik matahari. Model kandang hendaknya disesuaikan dengan keperluan. Model kandang untuk kambing umumnya berbentuk panggung yang dibangun di atas permukaan tanah sehingga terdapat kolong di bawah kandang. Untuk tinggi kolong dari permukaan tanah sekitar 0,5 m. Kandang yang baik memiliki ventilasi lancar, dindingnya kuat dan baik, atap tidak bocor serta lantainya tidak mudah lembab. Rangka dan dinding kandang bisa terbuat dari kayu, bambu atau beton yang kokoh. Dinding kandang bagian sebelah kiri, kanan dan belakang hendaknya ditutup untuk menghindari arus angin. Sedangkan untuk atap kandang dapat dibuat dari genting, asbes, ijuk atau rumbia. Bahan tersebut baik digunakan untuk membuat kandang kambing karena tidak menimbulkan panas dalam kandang dan tahan lama. Untuk lantai dibuat dari bilah-bilah bambu, papan atau lapisan semen. Agar tidak menimbulkan kecelakaan bagi ternak sebaiknya lantai dibuat rata, datar, tidak licin, tidak terlalu keras dan tajam serta tidak mudah ditembus air. Lantai kandang dibuat sejajar dengan papan lantai dengan lebar celahnya antara 1 – 1,5 cm. Lantai bercelah memudahkan pengumpulan kotoran dan pembersihan kandang. Keadaan lantai harus selalu kering, bersih, tidak becek atau lembab dan mudah dibersihkan.

Ukuran Kandang

Kambing jantan dan betina sebaiknya dipelihara secara terpisah. Begitu pula dengan anak-anak kambing setelah lepas sapih, yaitu berumur 2-4 bulan. Kandang untuk pejantan dibuat khusus dengan ukuran 125X150 cm per ekor atau minimal 150 cm² luas kandang. Kandang untuk pejantan ini sebaiknya diletakkan terpisah jauh dari betinanya agar tidak mengganggu induk yang sedang bunting atau beranak. Kandang dengan ruangan yang luas akan membuat kambing dapat bergerak leluasa sehingga kondisinya tetap kuat dan aktif.

Bagaimana dengan kandang kambing betina? Kandang kambing untuk betina yang belum beranak dibuat dengan ukuran 100 cmX125 cm per ekor. Apabila kambing betina dipelihara secara berkelompok, misalnya 4 ekor sebaiknya kandang dibuat dengan ukuran panjang 300 cm, lebar 150 cm degan tinggi 175-225 cm. Untuk induk betina yang sedang bunting tua atau siap melahirkan anak, alangkah lebih baiknya ditempatkan di kandang khusus yang berukuran 125 cmX150 cmX175 cm per ekor.

Untuk anak kambing yang lepas sapih berusia 2-4 bulan harus dibuatkan kandang tersendiri berukuran 100 cmX125 cmX175 cm per ekor atau dibuat seperti kandang kambing betina yang dipelihara secara berkelompok yaitu tanpa dinding penyekat sehingga anak-anak kambing lebih bebas bergerak. Untuk memudahkan pemeliharaan, pengontrolan ternak yang sakit, pengaturan perkawinan induk dan pengontrolan induk yang sedang bunting atau menyusui, kandang dapat disekat menjadi beberapa bagian.

Luas kandang berbeda untuk status fisiologis yang berlainan. Untuk 110 ekor kambing diperlukan 40 X 150 m² = 6.000 m² lahan. Untuk 100 ekor induk beranak dan 10 pejantan diperlukan kandang seluas 165 m². Induk betina dikelompokkan (10-20 ekor) dengan satu pejantan dalam satu ruang kandang. Kambing yang dikandangkan secara berkala 2 atau 3 kali seminggu perlu digembalakan agar bebas bergerak di lapangan terbuka. Pelepasannya perlu diawasi agar tidak merusak tanaman orang lain dan diusahakan tempat penggembalaan berpindah-pindah tempat.

Informasi lainnya : Usaha Ternak Kambing

One Response to “Kandang Kambing”

  1. Bagus artikelnya mas , membantu untuk peternak pemula .

    Pak admin , bisakah kita tukeran link ? dari kambingonline.net

Leave a Comment - Here's your chance to speak.(eMail will not be published)

Archives


Jam